Pengembangan karakter peserta didik dapat dilakukan melalui pembiasaan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan merupakan proses pembentukan sikap dan perilaku yang relatif menetap serta bersifat otomatis, yang terbentuk melalui proses pembelajaran yang dilakukan secara berulang-ulang, baik secara bersama-sama maupun secara individu. Melalui proses pembiasaan ini, peserta didik tidak hanya membangun sikap dan nilai, tetapi juga mengembangkan kompetensi sosial, emosional, dan spiritual.
Dalam perspektif Kurikulum Cinta, pembiasaan menjadi pendekatan utama dalam menanamkan nilai kasih sayang, empati, kepedulian, tanggung jawab, serta penghargaan terhadap sesama dan lingkungan. Kurikulum Cinta menekankan pendidikan yang berorientasi pada hati (heart-based education), sehingga proses pembelajaran tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik. Oleh karena itu, pembiasaan perilaku positif menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan karakter peserta didik secara holistik.
Kegiatan rutin pembiasaan merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap hari sekolah sebelum proses pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kebiasaan positif serta meningkatkan kedisiplinan peserta didik secara berkelanjutan. Dalam konteks Kurikulum Cinta, kegiatan rutin pembiasaan menjadi sarana penanaman nilai-nilai spiritual, kedisiplinan, tanggung jawab, serta cinta terhadap Tuhan, sesama, dan lingkungan.
Kegiatan rutin pembiasaan dilaksanakan secara terjadwal dengan rincian sebagai berikut:
- Hari Senin:
Upacara bendera, sebagai wujud penanaman nilai cinta tanah air, nasionalisme, dan kedisiplinan. - Hari Selasa:
Sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an, untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT serta membiasakan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. - Hari Rabu:
Sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an, sebagai penguatan nilai spiritual dan ketenangan batin peserta didik. - Hari Kamis:
Sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an, guna membangun karakter religius, disiplin, dan konsistensi dalam beribadah. - Hari Jumat:
Sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an, sebagai sarana refleksi diri serta penanaman nilai cinta, kepedulian, dan akhlakul karimah. - Hari Sabtu:
Sabtu latihan PBBAB, sebagai kegiatan pembinaan sikap disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta kepemimpinan.
Note: Pembacaan ayat Al-Qur’an dilakukan secara berkelanjutan dengan melanjutkan hanca (juz/target bacaan) dari hari ke hari. Pola pembiasaan ini bertujuan agar peserta didik terbiasa membaca Al-Qur’an secara istiqamah, teratur, dan memiliki target bacaan yang jelas. Selain meningkatkan kelancaran dan ketepatan membaca, kegiatan ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an.Melalui kegiatan rutin pembiasaan tersebut, peserta didik diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai Kurikulum Cinta secara nyata dalam perilaku sehari-hari, sehingga terbentuk karakter yang religius, disiplin, peduli, dan berakhlak mulia.
Foto-foto kegiatan pembiasaan peserta didik






0 Komentar